Lalu Yesus memanggil orang banyak dan
murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka:"Setiap orang yang mau mengikut
Aku, ia harus menyangkal dirinya,memikul salibnya dan mengikut Aku....” Markus
8:34
Banyak pemimpin yang berusaha sekeras mungkin
untuk merebut hati orang banyak agar mau mengikuti mereka. Bahkan tidak sedikit
yang menghalalkan segala cara, misalnya dengan rayuan yang muluk-muluk hingga
memakaipolitik uang.
Namun setelah orang banyak tersebut menjadi
pengikut mereka, mereka menjadi kecewa, sebab apa yang dijanjikan sang pemimpin
tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Hal itu bisa kita lihat misalnya ketika
pemilu tiba. Banyak calon pemimpin/pejabat ataupun calon anggota dewan melakukan
cara-cara seperti itu, dan banyak orang yang menjadi kecewa.Tetapi lain halnya
dengan Tuhan Yesus. Sebagai seorang pemimpin Ia tidak pernah menggunakan
cara-cara di atas. Ia malah menggunakan cara yang tidak lazim bagi seorang
pemimpin dalam mencari murid: Ia terlebih dulu memberi syarat-syarat untuk
mengikut Dia. Ia tidak pernah menjanjikan kemudahan bagi mereka yang ingin
menjadi muridNya. Bahkan tidak jarang Ia menolak beberapa calon murid yang
tidak bersedia memenuhi persyaratan yang Ia tetapkan (Luk. 9:57-62). Hal itu
Tuhan Yesus lakukan agar murid-muridNya tidak menyesal/kecewa di kemudian
hari. Dalam kutipan ayat firman Tuhan di atas Tuhan Yesus berkata bahwa
menjadi pengikutNya berarti harus siap menyangkal diri dan memikul salib.
Itulah syarat bagi mereka yang ingin mengikutiNya. Menyangkal diri artinya
adalah berkata tidak pada keinginan diri sendiri yang tidak sesuai dengan
kehendak Allah, mengutamakan kehendak Allah di atas kehendak/keinginan diri
sendiri. Sedangkan memikul salib artinya adalah rela menderita karena
kebenaran, karena mengikut Tuhan Yesus, bukan menderita karena
perbuatan/kesalahan sendiri. Sebagai murid-murid Tuhan Yesus, kita harus
menyadari bahwa mengikutiNya tidaklah mudah, kita tidak boleh main-main dan
asal-asalan saja. Kita harus komit dalam mengikutiNya serta siap menyangkal
diri kita dan memikul salib. Itulah harga yang harus kita bayar dalam mengikut
Tuhn Yesus. Untuk memperoleh keselamatan tidak ada harga yang harus dibayar,
itu adalah kasih karunia Allah. Namun untuk mengikut Tuhan Yesus ada harga yang
harus dibayar, yakni: Menyangkal diri dan Memikul salib.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar