Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain, yang
dari awal mendengarkan percakapan tadi. Dia mendekati keduanya dan berkata:
" Saya akan bayar semua yang diperlukan Ibu ini." Karena malu, si
pemilik toko akhirnya mengatakan, " Tidak perlu, Pak. Saya sendiri akan
memberikannya dengan gratis. Baiklah, apakah ibu membawa daftar belanja?"
" Ya, Pak. Ini," katanya sambil menunjukkan sesobek kertas kumal.
" Letakkanlah daftar belanja anda di dalam timbangan, dan saya akan
memberikan gratis belanjaan anda sesuai dengan berat timbangan tersebut."
Dengan sangat ragu-ragu dan setengah putus asa, Louise menundukkan kepala
sebentar, menuliskan sesuatu pada kertas kumal tersebut, lalu dengan kepala
tetap tertunduk, meletakkannya ke dalam timbangan.
Mata si pemilik toko terbelalak melihat jarum timbangan
bergerak cepat ke bawah. Ia menatap Pelanggan yang tadi menawarkan si ibu tadi
sambil berucap kecil, "Aku tidak percaya pada yang aku lihat." Si
Pelanggan baik hati itu hanya tersenyum. Lalu, si ibu kumal tadi mengambil
barang-barang yang diperlukan, dan disaksikan oleh Pelanggan baik hati tadi, si
Pemilik toko menaruh belanjaan tersebut pada sisi timbangan yang lain. Jarum
timbangan tidak kunjung berimbang, sehingga si ibu terus mengambil
barang-barang keperluannya dan si pemilik toko terus menumpuknya pada
timbangan, hingga tidak muat lagi. Si Pemilik toko merasa sangat jengkel dan
tidak dapat berbuat apa-apa. Karena tidak tahan, Si pemilik toko diam-diam
mengambil sobekan kertas daftar belanja si Ibu kumal tadi. Dan ia-pun
terbelalak. Di atas kertas kumal itu tertulis sebuah doa pendek: " Tuhan,
Engkau tahu apa yang hamba perlukan. Hamba menyerahkan segalanya ke dalam
tangan-Mu." Si Pemilik toko terdiam.
Si Ibu, Louise, berterima kasih kepadanya, dan meninggalkan
toko dengan belanjaan gratisnya. Si Pelanggan baik hati bahkan memberikan
selembar uang 50 dollar kepadanya. Si Pemilik toko kemudian mencek dan
menemukan bahwa timbangan yang dipakai tersebut ternyata rusak.
Ternyata memang hanya Tuhan yang tahu bobot sebuah doa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar